Bali United U-16 Kunjungi Ikon Kampung Bola Internasional

Badung, 2 Juni 2019 – Empat anggota Bali United U-16 melakukan kunjungan ke Ikon Kampung Bola Internasional di Gunung Payung Culture Park, Desa Kutuh, Badung, Bali. Anggota-anggota Bali United U-16 tersebut adalah Kadek Arel Priyatna, Joriel Jethro Tuhuteru, Gusti Agung Bagus Pramantya dan Ketut Ukir Candra Wijaya.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memotivasi anak-anak Bali, khususnya mereka yang tergabung dalam Badung ifc untuk terus mengejar mimpi dalam berkarir di dunia sepak bola. Mereka pun turut mempromosikan Kampung Bola Internasional yang akan diresmikan pada 16 Juni 2019 mendatang.

Mereka juga bercerita tentang perjuangan panjang mereka untuk masuk ke klub Bali United. Perjuangan dan rintangan mereka pun berbeda-beda. Ada yang sempat gagal masuk ke Bali United namun tetap berlatih keras sampai akhirnya lolos dan tergabung dalam Bali United.

“Masa-masa sulitnya itu, Opa saya suruh saya jadi polisi. Jadi saya gak dikasih main bola, tapi saya tunjukkin aja, saya mau kerja keras, saya mau kasih hasil yang terbaik,” ujar Jethro.

Arel mengakui masa-masa sulitnya adalah ketika ia bertanding dan kalah, disitulah semua anggota timnya merasa down dan merasa sulit untuk membangkitkan semangatnya lagi. Namun ia dan timnya punya cara sendiri untuk mengatasinya. “Kalau ada masalah bilang. Kalau ada gak enak sama temen bilang. Nanti kan bisa diimprove untuk jadi lebih baik lagi,” kata Arel.

Sementara Pram mengungkapkan dirinya sempat mengalami penurunan performa sebelum dirinya bergabung ke Bali United. Namun berkat dukungan keluarga dan lingkungannya ia pun berhasil meningkatkan performanya kembali.

Terkait program Kampung Bola Internasional ini, keempatnya sepakat mengatakan program ini sangat baik bagi anak-anak dan pemuda Bali sebab, Kampung Bola Internasional ini bisa menjadi wadah bagi mereka untuk meningkatkan skill bermain bola. Selain itu, Kampung Bola Internasional ini bisa menjadi setitik harapan bagi mereka untuk bisa menjadi pemain bola kelas dunia.

BAGIKAN