Kunjungan Kerja Presiden RI Joko Widodo ke Desa Kutuh: Meninjau Pembangunan Kampung Bola Internasional di Bali

Badung, 17 Mei 2019— Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Desa Adat Kutuh, untuk meninjau pembangunan sport tourism Kampung Bola Internasional di kawasan Gunung Payung Culture Park, Kutuh, Badung, Bali.  Pada kunjungannya kali ini, Joko Widodo didampingi oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Satro Sandjojo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Bali I Wayan Koster, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan sejumlah pejabat terkait.

Ikon Kampung Bola Internasional beserta fasilitas-fasilitas penunjang sport tourism ini dibangun di Pelaba Pura Dangkahyangan Gunung Payung seluas 16 hektar yang merupakan tanah milik Desa Adat Kutuh. Perbekel Desa Adat Kutuh, I Wayan Purja, SE., mengungkapkan, masyarakat Desa Kutuh tentu sangat mengharapkan kehadiran Presiden Joko Widodo dalam kapasitasnya meninjau dana-dana yang diberikan kepada masyarakat. “Kami di Desa Kutuh sudah melakukan itu, kalau masih belum bisa mengcover dana dari pemerintah pusat, kami lakukan kerjasama. Kami sangat apresiasi teman-teman yang sudah bersama-sama membangun desa sesuai harapan pemerintah,” ujar Wayan Purja.

Wayan Purja menambahkan pendapatnya tentang tanggapan presiden terkait program yang ada di Desa Kutuh ini. “Nah, kalau tanggapan Pak Presiden terkait program yang ada di Desa Kutuh, baru melihat saja wow. Nanti bahasa wow itu silakan masing-masing mengartikan, tapi pada prinsipnya kata wow berarti sudah oke,” ungkapnya. Wayan Purja berharap, pembangunan Kampung Bola Internasional ini bisa segera selesai sesuai dengan harapan masyarakat dan pihak-pihak yang telah mendukung program ini.

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Taufik Madjid sangat mengapresiasi program yang ada di Desa Kutuh ini. “Saya melihat ini adalah sebuah langkah, sebuah kreativitas yang sangat baik dan perlu dicontoh oleh desa-desa lainnya,” ujarnya. Taufik Madjid  berharap agar masyarakat dapat menjaga kearifan lokal, adat dan budaya masyarakat agar tetap lestari serta anak-anak muda dapat memanfaatkan sarana yang telah dibangun ini untuk meningkatkan potensi desa khususnya dibidang pariwisata dan olahraga.

Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta berharap program di Desa Kutuh ini bisa dijadikan sebagai role model bagi desa-desa lainnya yang ada di Indonesia. “Banyak daerah, desa di Indonesia ini yang sama seperti Kutuh. Nah kita langsung kolaborasikan ilmu, kita kerjasama mengembangkan hal yang sama,” kata Giri Prasta. Selaku Bupati Badung, Giri Prasta sangat mendukung program Kampung Bola Internasional. Menurutnya pemerintahan kuat apabila olahraganya bagus. “Karena kan di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Program Pak Jokowi kan jelas, mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga,” ujarnya.

Giri Prasta menyebutkan sejauh ini kendala yang dihadapi terkait pembangunan Kampung Bola Internasional ini adalah pendanaan, namun ia menilai pendapatan dari Desa Adat Kutuh sendiri sudah mencukupi. Ia juga menjanjikan Pemerintah Kabupaten Badung siap membantu Desa Kutuh dalam mempercepat proses pembangunan Kampung Bola Internasional ini.

 

BAGIKAN